Rabu, 30 November 2016

Kelas SEO Artikel Tertarget

Berbinis Online tapi gak tahu ilmunya? Waduh, gimana bisa mau jalan. Bisnis juga pakai ilmu, meski kita masih kelas UKM. Karena belajar dari hal kecil kita bisa mencapai impian dan goal besar.

Dan inilah enaknya bagi emak rempong. Belajar bisnis online yang bisa hadir dan dikerjakan secara online juga. Ada PR yang wajib disetor (link PR sebagai bukti kalau kita sudah menyelesaikannya).

Tapi namanya emak rempong juga, jangankan mengerjakan PR, untuk prakteknya harus berusaha memahami makna setiap tugas yang harus dikerjakan. Dengan kekuatan daya tangkap otak yang seharusnya layak dimuseumkan, jadilah mengerjakan tugas penuh perjuangan. 

Tapi suka banget dengan mentornya, yaitu miss Isah Kambali. Sabar banget membimbing kami yang sok sibuk dan sok kuat ini. Waktu penyelesaian mengerjakan tugas diberi tenggang yang cukup lama, sampai akhirnya lupa kalau ada PR. Jadi tetap aja yak kudu diingetin hehe..

Selain sabar, cara menjelaskan juga enak. Pakai visual gambar. Kitapun bisa buka laptop untuk ikutan praktek (ya iya, namanya aja kelas online, wajib praktek lah).

Kelas SEO artikel online yang membuatmu semangat untuk menulis artikel, meski gak harus sepanjang cerpen. Kelas yang bisa mengasah kemampuan menulismu, tahu menarget calon pembelimu dari riset keyword yang diimplementasikan ke artikel. Ini mah keceh, ibarat copywritig dengan keyword tertarget.

Grup whatsapp kelas onlien SEO artikel. Bisa banget buat emak rempong


Enaknya lagi, di kelas SEO artikel juga diajarkan melihat kompetitormu siapa saja di google  hanya dari keyword. 

Eh, bei de we, keyword apa sih? Itu tuh, kata-kata yang sering dicari pengguna internet untuk mencari informasi di internet.

Kelas ginian emang berbayar, tapi worth it laaahh .. Gak mahal, masih affordable price dan belum sampe bikin jebol rekening kok. Kalau sudah naik kelas, kita gak perlu bayar lagi. CUma bayar di awal aja.

Kamu mau? Cuzz deh ke miss Isah Kambali langsung

Senin, 14 November 2016

Emak Olshop dan PR

Begitu banyak seller online alias online shop yang tumbuh dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Dampak yang dirasa tentu saja persaingan yang semakin ketat. Maka mau tak mau, para online shop ini dituntut untuk melek teknologi. Siap gak siap, pokoknya harus siap dan tahu. 

Baru juga belajar tentang media sosial ala ala Facebook, Instagram, sampai Youtube dan Google Plus. Tapi jualan tanpa "rumah" rasanya kurang nikmat. Maka peran toko online di sini penting banget. Alias kudu punya website.

Jika toko online isinya hanya produk jualan, tanpa adanya artikel-artikel yang bisa menambah wawasan calon pembeli, rasanya mungkin seperti berkunjung ke kuburan. Horor kalau dimasukin. Takut salah beli karena tuan rumahnya gak punya info detail tentang produk-produknya. Kalau bahasa kerennya : product knowledge

Mengasah untuk tahu product knowledge, maka diperlukan daya baca yang tinggi dan cari ilmu sana sini. Dan daya menulis artikel yang mumpuni meski status ibu rumah tangga. Cuma kalau mau jadi seperti ini, kan gak bisa asal simsalabim seperti menggosok lampu dan keluar jinnya. Halah... 

Jadinya ya gitu deh, belajar menulis, diasah pelan-pelan. Lewat artikel SEO ala mbak Isah Kambali

Dan di sinilah saya. Belajar dari yang sudah expert. Diajarkan basic tentang SEO, menanam link, dll. Padahal dulu kuliahnya cuma jurusan jurnalistik, gak ada mempelajari tentang hal ini sama sekali. Dan ya begitulah, belajar pun akhirnya memang harus ke negeri China, meski lewat browsing di internet dulu, Minimal tahu China lah ya (sepertinya tulisan ini tidak nyambung haha).

Salah satu PR kalau lagi ikut kelas bisnis online. Sadis gak sih PR nya? :D


Anyway, PR artikel tentang SEO itu salah satunya bikin artikel. Kalau ini, masih sedikit nyambung dengan dunia kuliah dan pekerjaan saya dulu sih. Cuma karena sudah faktor u, ditambah dengan punya bayi, kekuatan fisik dan otak gak bisa sinkron. 

Kadang semangat ada, tapi mata sudah lelah. Pas baru buka laptop, dedek bayi sudah memanggil mesra minta ASI. Yang ada saya malah ikut ketiduran. 

Di lain kesempatan, semangat ada, fisik juga oke, tapi otak tetiba kehilangan ide. Dan saya cuma bisa gigit mouse jadinya hiks ... 

Nah, yang keceh itu, semua bisa selaras bak simfoni Mozart yang indah : semangat luar biasa, fisik oke, otak bekerja dengan baik dan sinkron dengan jari jemari. Tapi, baru ngetik satu paragraf, sang bayi ikut merombak semua hasil yang sudah diketik. Belum lagi kalau layar LCD laptop retak gegara rebutan ngetik keyboard dengan bocah. 

Ah, ya sudahlah. Mungkin ini memang sebagian yang harus dijalani sebagai emak olshop yang baru merintis usaha. Ya gak .. ya gak ...

Apapun itu perjuangannya, pantang mundur sebelum matahari terbenam ke barat. 

Namun, kebahagiaan terbayar jika 1 artikel saja bisa masuk page one SERP google, ditambah transferan dari customer dan bahagianya si bocah main-main dekat dengan emaknya sambil nyengir-nyengir kuda (yang gak harus sampai lebaran kuda juga sih hihi ...)

Tulisan ini belum selesai. Baru curhat pembuka aja. Tapi minimal, siapapun kamu, wahai emak-emak olshop, jangan berkecil hati. Karena sebenarnya banyak di antara kita yang mengalami rasa dan kejadian serupa. Meski status kita bersuami dengan pria berbeda #eh?!


Salam 
Emak Olshop 

Yang Lagi Cari Inspirasi menulis artikel